Update Info Berobat ke Malaysia 2021

Update Terakhir: 23 Feb 2021.

Tata Cara & Syarat Berobat ke Malaysia
Tahun 2021.



Untuk pengobatan ke Malaysia saat ini masih terbatas dan diatur secara ketat.

Hanya untuk pasien yang perlu penanganan segera

Hanya pasien kritis atau yang membutuhkan pengobatan segera yang boleh masuk ke Malaysia untuk berobat. Pasien harus mengirim laporan medis lengkap serta surat rujukan ke RS untuk dipelajari dokter sebelum RS dapat menyatakan persetujuan menerima pasien.

Jika disetujui oleh RS dan pemerintah Malaysia, baru boleh masuk ke Malaysia namun tetap dengan persyaratan ketat:

  • Menggunakan pesawat charter

    Pemerintah Malaysia mewajibkan pasien yang masuk menggunakan pesawat charter (bukan pesawat komersial reguler). Untuk referensi, biaya pesawat charter dari Jakarta ke Kuala Lumpur sekitar Rp. 300 jutaan one way.

  • Karantina 7-14 hari

    Setelah tiba di Malaysia, pasien dan pendamping harus menjalani karantina selama minimal 7 hari di RS, dengan biaya ditanggung pasien.

  • Test PCR 3x

    Pasien dan pendamping perlu menjalani 3x test swab PCR, dengan jadwal yang ditentukan oleh pemerintah Malaysia.

  • 1 pasien maksimal 1 pendamping

    Kecuali pasien anak, boleh 2 pendamping.


Catatan Tambahan:
  • Pasien program hamil / bayi tabung saat ini belum diijinkan untuk masuk Malaysia.
  • Kondisi/kebijakan pemerintah Malaysia dapat berubah sewaktu-waktu.
    Kami akan memperbarui informasi di halaman ini dari waktu ke waktu.


  → Follow TripMedis di Instagram  

Untuk Update Informasi Terbaru
Seputar Berobat ke Malaysia



Masih ada yang ingin ditanyakan?

Hubungi Kami via WhatsApp:
  → WhatsApp: 0812-13-888-575